• Selamat Datang Di Website BPBD Kab. Blora
  • |
  • Semangat Efektif Harmonis Akuntabel Teladan !!
  • |
  • Cegah Korupsi Tulus Melayani !!
  • |
  • Salam Tangguh Salam Kemanusiaan!
  • |
  • Wa Kantor BPBD Kab. Blora : 085229252674
  • |
  • CEPAT, TEPAT, DAN MENYENTUH MASYARAKAT
  • |
  • KITA JAGA ALAM, ALAM JAGA KITA
  • |
  • IG : @BPBDKABUPATENBLORA
  • |
  • Email : bpbdkabupatenblora@gmail.com
  • |
  • TELP. (0296) 532599
  • |
  • Jl. Nasional Blora - Cepu, Nglobener, Seso, Kec. Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58261
  • |

BPBD Kab. Blora Suplai Air Damkar Satpol PP Blora Guna Pemadaman Kebakaran Pasar Ngawen

BPBD Kab. Blora- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora setelah mendapatkan laporan bahwa terjadi kebakaran di Pasar Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, TRC BPBD Blora langsung melaksanakan respon cepat menuju lokasi kejadian. BPBD Kab. Blora melaksanakan suplai air untuk Damkar Satpol PP Blora guna upaya memadamkan api akibat kebakaran yang terjadi di pasar tradisional Ngawen Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2024).
 
BPBD Kab. Blora bersama petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blora dibantu dari Damkar Kabupaten Rembang dan Grobogan, masih berusaha memadamkan api pokok. Beberapa api kecil masih terlihat kembali menyala setelah dilakukan pembasahan atau penyemprotan air. Berdasarkan keterangan saksi, munculnya api disebabkan bahan yang mudah terbakar dari dalam kios klontong dan dalam waktu singkat api membesar hingga menghanguskan kios-kios yang ada di dalam pasar. Padahal, sebelumnya petugas sudah sempat memadamkan api tersebut. Dalam pemadaman kebakaran Pasar Ngawen, Pemkab Blora menerjunkan 8 mobil pemadam dan dibantu 12 mobil tangki.
 

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, SH., M.Si., menyampaikan bahwa total kerugian akibat musibah kebakaran ini mencapai puluhan miliar.

"Taksiran kerugian akibat kebakaran Pasar Ngawen Blora sebesar Rp 30,69 miliar. Rinciannya nilai bangunan Rp 15,5 miliar, kerugian 60 pedagang Kios Rp 608 juta, kerugian 800 pedagang los Rp 14,29 miliar, kerugian 150 pedagang dasaran Rp 300 juta," ucap Kiswoyo.

"Titik Kebakaran di Blok A s/d Blok X dan Blok Z. Penyebab kebakaran untuk sementara diduga pedagang menyalakan lilin saat pemadaman listrik PLN, namun lupa dipadamkan ditinggal pulang. Untuk penyebab resmi kami menunggu hasil olah TKP yang masih dilakukan pihak kepolisian," lanjut Kiswoyo.


Sedangkan jumlah lapak dagangan yang terbakar menurutnya sebanyak 800 lapak pedagang Los, 150 lapak pedagang pelataran dan 60 kios dinyatakan hangus. "Adapun 71 kios terdampak rusak berat dan ringan. Hingga hari ini Damkar bersama BPBD Kabupaten Blora masih standby di lokasi pasar untuk memadamkan titik titip api yang masih mengeluarkan asap," pungkas Kiswoyo. (BPBD Kab. Blora)

 
 
 
BPBD Kab. Blora- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora setelah mendapatkan laporan bahwa terjadi kebakaran di Pasar Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, TRC BPBD Blora langsung melaksanakan respon cepat menuju lokasi kejadian. BPBD Kab. Blora melaksanakan suplai air untuk Damkar Satpol PP Blora guna upaya memadamkan api akibat kebakaran yang terjadi di pasar tradisional Ngawen Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Selasa (9/1/2024).
 
BPBD Kab. Blora bersama petugas pemadam kebakaran Kabupaten Blora dibantu dari Damkar Kabupaten Rembang dan Grobogan, masih berusaha memadamkan api pokok. Beberapa api kecil masih terlihat kembali menyala setelah dilakukan pembasahan atau penyemprotan air. Berdasarkan keterangan saksi, munculnya api disebabkan bahan yang mudah terbakar dari dalam kios klontong dan dalam waktu singkat api membesar hingga menghanguskan kios-kios yang ada di dalam pasar. Padahal, sebelumnya petugas sudah sempat memadamkan api tersebut. Dalam pemadaman kebakaran Pasar Ngawen, Pemkab Blora menerjunkan 8 mobil pemadam dan dibantu 12 mobil tangki.
 

Sementara itu, Kepala Dindagkop UKM Blora, Kiswoyo, SH., M.Si., menyampaikan bahwa total kerugian akibat musibah kebakaran ini mencapai puluhan miliar.

"Taksiran kerugian akibat kebakaran Pasar Ngawen Blora sebesar Rp 30,69 miliar. Rinciannya nilai bangunan Rp 15,5 miliar, kerugian 60 pedagang Kios Rp 608 juta, kerugian 800 pedagang los Rp 14,29 miliar, kerugian 150 pedagang dasaran Rp 300 juta," ucap Kiswoyo.

"Titik Kebakaran di Blok A s/d Blok X dan Blok Z. Penyebab kebakaran untuk sementara diduga pedagang menyalakan lilin saat pemadaman listrik PLN, namun lupa dipadamkan ditinggal pulang. Untuk penyebab resmi kami menunggu hasil olah TKP yang masih dilakukan pihak kepolisian," lanjut Kiswoyo.


Sedangkan jumlah lapak dagangan yang terbakar menurutnya sebanyak 800 lapak pedagang Los, 150 lapak pedagang pelataran dan 60 kios dinyatakan hangus. "Adapun 71 kios terdampak rusak berat dan ringan. Hingga hari ini Damkar bersama BPBD Kabupaten Blora masih standby di lokasi pasar untuk memadamkan titik titip api yang masih mengeluarkan asap," pungkas Kiswoyo. (BPBD Kab. Blora)