• Selamat Datang Di Website BPBD Kab. Blora
  • |
  • Semangat Efektif Harmonis Akuntabel Teladan !!
  • |
  • Cegah Korupsi Tulus Melayani !!
  • |
  • Salam Tangguh Salam Kemanusiaan!
  • |
  • Wa Kantor BPBD Kab. Blora : 085229252674
  • |
  • CEPAT, TEPAT, DAN MENYENTUH MASYARAKAT
  • |
  • KITA JAGA ALAM, ALAM JAGA KITA
  • |
  • IG : @BPBDKABUPATENBLORA
  • |
  • Email : bpbdkabupatenblora@gmail.com
  • |
  • TELP. (0296) 532599
  • |
  • Jl. Nasional Blora - Cepu, Nglobener, Seso, Kec. Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah 58261
  • |

BPBD Kabupaten Blora Menerjunkan Anggota TRC untuk Bantu Korban Banjir di Demak

BPBD Kab. Blora- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora menerjunkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu korban banjir Demak. Banjir bandang yang melanda Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di Kabupaten Demak ini telah berlangsung selama hampir satu minggu, hingga mengakibatkan 21 ribu warga mengungsi. Angka ini tercatat sebagai salah satu kejadian bencana dengan jumlah pengungsi terbanyak di awal tahun 2024. (9/2)

Untuk kejadian saat ini BPBD Kabupaten Blora bersama tim gabungan relawan yang turun ke Demak, baik dari Kudus, Pati, Jepara, Rembang, BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan lainnya, fokus evakuasi, karena banyak yang terjebak di rumah. Oleh sebab itu, kami berupaya memenuhi kebutuhan makanan darurat dan penyelamatan warga, karena kondisi air masih cukup tinggi,

Terdapat dua tenda berukuran besar yang didirikan, yakni di kawasan Jembatan Tanggulangin dan Terminal Jati Kudus. Selain itu, seluruh peralatan evakuasi, seperti kendaraan rescue, perahu mesin, dan peralatan lainnya, juga dikerahkan. Sudah disiapkan dua tenda, yang di Jembatan Tanggulangin ini untuk evakuasi sekaligus penanganan pertama untuk korban yang sudah bisa dibawa ke sini. Untuk yang di Terminal Jati, nantinya untuk tempat pengungsian.

Informasi mutakhir dari BPBD Kabupaten Demak, "air yang meluber terdapat di Kecamatan Gajah dan Karanganyar. Lima kecamatan terdampak lainnya terpantau air sudah surut. Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak per Jumat (9/2) pukul 11.00 WIB mencatat 10.285 orang mengungsi akibat banjir ini. Tim gabungan dari BPBD wilayah Jawa Tengah, Basarnas, TNI POLRI, dan relawan mendirikan pos pengungsian dan dapur umum tersebar di beberapa wilayah kecamatan," jelasnya.Mengingat kondisi cuaca, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga untuk selalu waspada adanya potensi banjir susulan dan selalu mematuhi arahan dari petugas demi keselamatan diri. (BPBD Blora)

.
 
 
 

 

BPBD Kab. Blora- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blora menerjunkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu korban banjir Demak. Banjir bandang yang melanda Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Gajah di Kabupaten Demak ini telah berlangsung selama hampir satu minggu, hingga mengakibatkan 21 ribu warga mengungsi. Angka ini tercatat sebagai salah satu kejadian bencana dengan jumlah pengungsi terbanyak di awal tahun 2024. (9/2)

Untuk kejadian saat ini BPBD Kabupaten Blora bersama tim gabungan relawan yang turun ke Demak, baik dari Kudus, Pati, Jepara, Rembang, BPBD Provinsi Jawa Tengah, dan lainnya, fokus evakuasi, karena banyak yang terjebak di rumah. Oleh sebab itu, kami berupaya memenuhi kebutuhan makanan darurat dan penyelamatan warga, karena kondisi air masih cukup tinggi,

Terdapat dua tenda berukuran besar yang didirikan, yakni di kawasan Jembatan Tanggulangin dan Terminal Jati Kudus. Selain itu, seluruh peralatan evakuasi, seperti kendaraan rescue, perahu mesin, dan peralatan lainnya, juga dikerahkan. Sudah disiapkan dua tenda, yang di Jembatan Tanggulangin ini untuk evakuasi sekaligus penanganan pertama untuk korban yang sudah bisa dibawa ke sini. Untuk yang di Terminal Jati, nantinya untuk tempat pengungsian.

Informasi mutakhir dari BPBD Kabupaten Demak, "air yang meluber terdapat di Kecamatan Gajah dan Karanganyar. Lima kecamatan terdampak lainnya terpantau air sudah surut. Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak per Jumat (9/2) pukul 11.00 WIB mencatat 10.285 orang mengungsi akibat banjir ini. Tim gabungan dari BPBD wilayah Jawa Tengah, Basarnas, TNI POLRI, dan relawan mendirikan pos pengungsian dan dapur umum tersebar di beberapa wilayah kecamatan," jelasnya.Mengingat kondisi cuaca, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga untuk selalu waspada adanya potensi banjir susulan dan selalu mematuhi arahan dari petugas demi keselamatan diri. (BPBD Blora)

.